Artikel

Harum semerbak alam: Ekowisata berbasis masyarakat di KPH Yogyakarta

Sep

15

Harum semerbak alam: Ekowisata berbasis masyarakat di KPH Yogyakarta

Harum semerbak alam: Ekowisata berbasis masyarakat di KPH Yogyakarta

Sebagai bagian dari Kegiatan Penelitian Kanoppi secara partisipatif yang didanai oleh ACIAR (Australian Center for International Agricultural Research), telah dilaksanakan penelitian dengan melalui kerjasama antara CIFOR, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)Yogyakarta. Catatan-catatan penting telah didokumentasikan dalam bentuk seri booklet. Adapun seri booklet ketiga berfokus pada penataan kelembagaan yang tangguh berdasarkan kemitraan/kerjasama yang sedang berlangsung antara Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Yogyakarta dan koperasi dalam mengelola ekowisata berbasis masyarakat di dalam hutan lindung. Pengelolaan hutan lindung ditengah bentang alam hutan yang terfragmentasi (mosaic) merupakan tantangan tersendiri, sekaligus membuka peluang untuk dimanfaatkan secara kreatif. Khususnya bagaimana ekonomi lokal dapat terangkat dengan tetap memprioritaskan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari.  Strategi pengembangan ekowisata berbasis budaya lokal juga telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Pengembangan ekowisata berbasis kemitraan/kerjasama merupakan mekanisme pengaturan kelembagaan untuk mengembangkan tata kelola yang tangguh yang didukung oleh masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah DI Yogyakarta, para pihak terkait serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tatanan nasional.

Booklet Seri 3: https://www.cifor.org/library/7381

Diunggah Oleh : Pramesthi Indo Juniarti, S.Hut