Berita

Verifikasi Kampung Iklim Nasional Kategori Utama di Padukuhan Priyan, Trirenggo, Bantul

Sep

19

Verifikasi Kampung Iklim Nasional Kategori Utama di Padukuhan Priyan, Trirenggo, Bantul

Verifikasi Kampung Iklim Nasional Kategori Utama di Padukuhan Priyan, Trirenggo, Bantul

Padukuhan Priyan, Trirenggo, Bantul menjadi Calon Kampung Iklim yang didatangi oleh Tim Verifikasi dari Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara Kementerian LHK RI. Tim Verifikator dipimpin oleh Kepala Seksi Perubahan Iklim Pujo Nur Cahyo, S. Si, M. Sc serta dibantu oleh Seto Cahyo Nugroho, S. Hut dan Farhan Fauzan, S. Hut. Tim verifikasi juga didampingi oleh DLHK DIY dan DLH Kabupaten Bantul. Pujo Nur Cahyo dalam sambutannya mengatakan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Padukuhan Priyan dan persiapan yang telah dilakukan dalam pelaksanaan verifikasi ini.


Program Kampung Iklim merupakan program berlingkup Nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi dampak perubahan iklim dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah. Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim. Dalam peraturan Menteri tersebut juga disinggung bahwa ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa.


Dalam verifikasi ini Tim memeriksa kesesuaian data dan infomasi yang dikirim oleh pengusul dengan kesesuaiaan di lapangan. Tim mengunjungi tempat-tempat yang sudah dipersiapkan diantaranya ketahanan pangan, pemanfaatan magot, bank sampah, perternakan maupun perikanan. Antusiasme masyarakat Padukuhan Priyan sangat luar biasa, hal itu tercermin dengan banyaknya warga yang menyambut verifikasi di Dusunnya.

Tim verifikasi mengunjungi tempat-tempat pemantauan Proklim dengan menggunakan sepeda


Pemeriksaan dokumen penunjang


Pemantauan pembibitan sayuran dalam rangka ketahanan pangan

Secara umum menurut tim verifikasi, Padukuhan Priyan ini sudah menerapkan upaya adaptasi dan mitigasi sebagai hal terpenting dalam Proklim, keterlibatan generasi muda juga menjadi apresiasi karena generasi muda nantinya yang akan melanjutkan kegiatan adaptasi dan mitigasi ini di masa yang akan datang. Sebelumnya selain Padukuhan Priyan, di DIY terdapat 3 Calon Proklim lainnya yang mendaftarkan diri maju menjadi Proklim Nasional kategori Utama, ketiga lokasi proklim tersebut antara lain Padukuhan Cibuk Kidul Seyegan Sleman, Padukuhan Jetis Sumur Glagah Malang Cangkringan Sleman dan Padukuhan Jaranan Panggungharjo Sewon Bantul. Dari keempat lokasi calon Proklim ini semuanya sudah melalui seleksi administrasi maupun verifikasi secara online beberapa bulan lalu, namun untuk kunjungan lapangan hanya Padukuhan Priyan yang diputuskan untuk didatangi, hal tersebut bukan berarti calon Proklim yang lainnya gagal, verifikasi ini hanya untuk sampling kondisi Proklim di wilayah DIY karena tentunya tiap wilayah Proklim memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri.


Kepala Bidang Penaatan, Pengkajian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHK DIY Ag. Ruruh Haryata, S.H., S.T., M. Kes berharap bahwa Padukuhan Priyan dan juga Padukuhan Calon Proklim di DIY lainnya bisa menjadi Kampung Iklim Nasional sehingga jika semakin banyak Kampung Iklim yang ada di DIY ini maka secara langsung turut partisipasi membantu Program Pemerintah dalam mewujudkan 20.000 Kampung Iklim di tahun 2025. Ruruh juga mengharapkan kegiatan adaptasi dan mitigasi ini tidak berhenti ketika telah selesai diverifikasi namun tetap dilanjutkan dan diturunkan hingga ke generasi yang akan datang.

 

Penulis : Peni. Y

Foto : Karang Taruna Dsn Priyan