Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 Hadirkan Kebersamaan dan Kepedulian bagi Masyarakat Sekitar Hutan

Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 Hadirkan Kebersamaan dan Kepedulian bagi Masyarakat Sekitar Hutan

Suasana kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 yang digelar di kawasan Blok Pemanfaatan Taman Hutan Raya Bunder pada Selasa (4/3). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat desa penyangga hutan dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial.


Bazaar Ramadhan tersebut melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) dari sejumlah desa penyangga di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok serta barang layak pakai dengan harga yang sangat terjangkau. Mekanisme yang digunakan pun cukup unik, yakni masyarakat cukup menukarkan uang sebesar Rp15.000 untuk mendapatkan voucher belanja yang dapat digunakan memilih berbagai kebutuhan yang tersedia di area bazaar.


Konsep ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan menjaga martabat para penerima manfaat. Dengan sistem voucher, masyarakat tetap dapat memilih sendiri barang yang dibutuhkan, sehingga tercipta suasana yang lebih setara dan partisipatif. Kegiatan Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 mengusung sejumlah nilai utama, yaitu kesetaraan, partisipasi, kemandirian, dan keberlanjutan. Prinsip-prinsip tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa berdaya bagi masyarakat sekaligus menghadirkan atmosfer kebersamaan yang hangat di bulan suci Ramadhan.


Selain menyediakan kebutuhan pokok dan berbagai barang layak pakai, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir. Layanan ini menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan masyarakat sekitar kawasan hutan.


Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 merupakan inisiatif kolaboratif yang digagas oleh Sahabat Dapur Nyawiji bersama Alumni 96 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Balai Taman Hutan Raya Bunder sebagai pengelola kawasan.


Selain menjadi bagian dari kegiatan sosial di bulan Ramadhan, penyelenggaraan bazaar ini juga sekaligus memperingati beberapa momentum penting, yaitu Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271, Hari Bakti Rimbawan ke-43, serta menjadi rangkaian menuju Reuni ke-30 Alumni 96 Fakultas Kehutanan UGM. Seluruh kegiatan diselenggarakan secara swadaya melalui donasi yang dihimpun oleh panitia dan para relawan. Dari hasil penggalangan tersebut, terkumpul dana sekitar Rp17 juta yang digunakan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga. Selain itu, panitia juga berhasil mengumpulkan sekitar 500 barang layak pakai yang terdiri dari pakaian, perlengkapan bayi, sepatu, tas, mainan, hingga buku bacaan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara pengelolaan kawasan hutan dengan masyarakat desa penyangga. Bazaar Ramadhan Alas Bunder pun menjadi bukti bahwa ruang-ruang kehutanan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga dapat menjadi ruang sosial yang mempererat solidaritas dan kebersamaan.


Balai Tahura Bunder, DLHK DIY