dlhk

Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI

# Berita Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI dlhk June 26, 2026 Yogyakarta, Jumat (26/06/2026) Kegiatan Indonesia ASRI (Aksi Sehat, Resik, dan Indah) kembali dilaksanakan di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY sebagai wujud komitmen dalam menciptakan ruang kerja yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai yang secara bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih area kerja, penataan ruang, serta pengelolaan sampah secara lebih tertib dan berkelanjutan. Melalui gerakan ini, diharapkan tercipta suasana kerja yang tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga mencerminkan budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan. Lokasi yang ditentukan untuk kegiatan bersih-bersih kali ini terbagi menjadi empat titik sepanjang Jalan Gondosuli dan Jalan Mojo, Kota Yogyakarta.   Selain kegiatan kebersihan, Indonesia ASRI juga diisi dengan upaya penghijauan di area perkantoran melalui penanaman tanaman hias dan pemeliharaan ruang terbuka hijau. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang asri serta membantu meningkatkan kualitas udara di sekitar kantor. Pegawai juga didorong untuk menerapkan kebiasaan ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan lebih bijak dalam penggunaan energi serta air.   Melalui pelaksanaan Indonesia ASRI, diharapkan tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkup terkecil yaitu tempat kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi instansi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Ke depan, program ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari budaya kerja yang berorientasi pada kesehatan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan.   Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 04 Jun 2026 Panen Cuan dari Bawah Tegakan 27 Apr 2026 Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 17 Apr 2026 Penilaian DELH PT Ameya 16 Apr 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari

Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI Read More »

Merajut Kebersamaan, Memetakan Harapan

# Publikasi Merajut Kebersamaan, Memetakan Harapan: Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan melalui Bimbingan Teknis Pemetaan Partisipatif dan Praktik Pembuatan Peta Lahan Andil sebagai Fondasi Pengelolaan Hutan Lestari dan Peningkatan Nilai Transaksi Ekonomi dlhk July 2, 2026 Pengembangan Kelompok Tani Hutan (KTH) Percontohan dalam peningkatan Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) bukan sekadar rangkaian kegiatan teknis, melainkan sebuah ikhtiar bersama untuk membangun masa depan masyarakat sekitar hutan yang lebih mandiri, sejahtera, dan tetap berpijak pada prinsip kelestarian. Melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pemetaan Partisipatif dan Praktik Pembuatan Peta Lahan Andil, setiap anggota Kelompok Tani Hutan diajak menjadi pelaku utama dalam mengenali, memetakan, dan merencanakan ruang kelola yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada lima lokasi plot sampling di wilayah kerja Balai KPH Yogyakarta, yaitu di kawasan hutan lindung KTH Wana Tirta, Petak 108, RPH Bibal, BDH Panggang, serta di kawasan hutan produksi yang melibatkan KTH Nangka Mulya, KTH Watu Bengkah, KTH Wilodo Makmur, dan KTH Reksowono di Petak 58, RPH Candi, BDH Karangmojo. Pemilihan lokasi tersebut mencerminkan keberagaman kondisi kawasan sekaligus menjadi ruang belajar bersama untuk membangun model pengelolaan hutan yang berpihak kepada masyarakat.   Di setiap langkah yang ditempuh selama kegiatan, terlihat bahwa kekuatan utama pengelolaan hutan tidak hanya terletak pada teknologi atau metode pemetaan, melainkan pada keterlibatan masyarakat itu sendiri. Anggota KTH bersama petugas Balai KPH Yogyakarta berjalan menyusuri lahan andil, berdiskusi mengenai batas garapan, mencatat kondisi lahan, mengenali potensi komoditas, serta menyatukan pengetahuan lokal dengan pendekatan teknis yang dimiliki para pendamping. Tidak ada sekat antara masyarakat dan petugas; yang terbangun adalah hubungan kemitraan yang saling menghargai, saling belajar, dan saling menguatkan. Pengalaman yang diwariskan oleh para penggarap selama bertahun-tahun dipadukan dengan ilmu dan metode yang sistematis, sehingga setiap titik koordinat yang direkam bukan hanya menghasilkan data yang akurat, tetapi juga menjadi cerminan dari kepercayaan dan kebersamaan yang tumbuh selama proses pendampingan.   Lebih dari sekadar menghasilkan peta lahan andil, kegiatan ini membangun kesadaran bahwa setiap informasi yang disusun secara partisipatif memiliki arti yang sangat besar bagi masa depan masyarakat. Data yang dihasilkan menjadi dasar untuk menyusun profil penggarap, mengidentifikasi potensi usaha, menghitung Nilai Transaksi Ekonomi (NTE), serta merancang program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Bagi anggota KTH, peta bukan lagi sekadar gambar yang menunjukkan batas lahan, melainkan simbol kepastian, tanggung jawab, dan harapan. Dari peta itulah lahir peluang untuk mengembangkan usaha, memperkuat kelembagaan kelompok, membuka akses terhadap berbagai program pembangunan, sekaligus menjaga agar pemanfaatan hutan tetap berlangsung secara bijaksana tanpa mengurangi fungsi ekologisnya.   Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan kehutanan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang tulus antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai mitra pembangunan. Dengan dukungan pendanaan Result-Based Payment (RBP) yang melibatkan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Relung, proses pemberdayaan ini mampu berjalan sebagai sebuah gerakan bersama, bukan sekadar pelaksanaan program. Pada akhirnya, setiap garis yang tergambar pada peta lahan andil bukan hanya menunjukkan ruang kelola masyarakat, tetapi juga mengabadikan semangat gotong royong, kepercayaan, dan cita-cita bersama untuk mewariskan hutan yang tetap lestari sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitarnya. Ketika masyarakat diberi ruang untuk berpartisipasi, didampingi untuk berkembang, dan dipercaya untuk menjadi bagian dari solusi, maka hutan tidak hanya menjadi kawasan yang dijaga, tetapi juga menjadi sumber harapan yang terus menumbuhkan kesejahteraan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.   Sumber: Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Info Terbaru 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 04 Jun 2026 Panen Cuan dari Bawah Tegakan 27 Apr 2026 Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 17 Apr 2026 Penilaian DELH PT Ameya 16 Apr 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari

Merajut Kebersamaan, Memetakan Harapan Read More »

Panen Cuan dari Bawah Tegakan

# Publikasi Panen Cuan dari Bawah Tegakan: Porang Jadi Harapan Baru Petani Hutan dlhk June 4, 2026 Pemanenan Porang dengan Pemanfaatan Lahan di Bawah Tegakan dlhk June 4, 2026 Pemanfaatan lahan di bawah tegakan kini membuktikan hasil nyata. Melalui kegiatan panen porang yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Porang Wilis Sejahtera di Sermo Lor, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY menunjukkan bahwa hutan bukan hanya untuk dijaga tetapi juga bisa menjadi sumber kesejahteraan masyarakat. Di tengah tegakan yang semakin rapat dan produktif, tanaman porang hadir sebagai komoditas unggulan yang adaptif, tidak membutuhkan perawatan intensif, namun bernilai ekonomi tinggi. Saat ini, pengembangan porang telah mencapai luas lebih dari 14 hektare di luar kawasan hutan, serta 3,66 hektare di dalam kawasan, tepatnya di petak 25 RPH Sermo. Hasilnya mulai terlihat. Kelompok telah berhasil melakukan panen dengan total produksi mencapai 430 kg. Dengan harga jual berkisar Rp. 7.000–Rp. 8.000 per kilogram, porang menjadi peluang nyata untuk meningkatkan pendapatan petani hutan. Tak hanya itu, jaminan pemasaran pun telah terbangun melalui kerja sama dengan pihak swasta di Jawa Timur, sehingga hasil panen dapat terserap dengan baik. Kegiatan panen ini juga dirangkai dengan sarasehan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari DLHK DIY, Dinas Perindustrian Kulon Progo, Panewu Kokap, hingga paguyuban dan pengelola hutan. Forum ini menjadi ruang diskusi untuk menggali tantangan, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah ke depan dalam pengembangan porang yang berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, diharapkan pemanfaatan lahan di bawah tegakan semakin optimal, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan hutan yang produktif dan lestari karena dari hutan yang terjaga, kesejahteraan bisa tumbuh bersama.   Bidang Planologi, Produksi, Perhutanan Sosial dan Penyuluhan, DLHK DIY Info Terbaru 04 Jun 2026 Panen Cuan dari Bawah Tegakan 27 Apr 2026 Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 17 Apr 2026 Penilaian DELH PT Ameya 16 Apr 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY

Panen Cuan dari Bawah Tegakan Read More »

Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026

# Publikasi Simulasi Gempa dalam rangka Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 dlhk April 27, 2026 Simulasi Gempa dalam rangka Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 dlhk April 27, 2026 Yogyakarata, Senin (27/04/2026) bertempat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, melakukan simulasi gempa dalam rangka memperingati hari kesiapsiagaan bencana nasional tahun 2025 yang disajikan melalui video pendek dan mengingat kejadian gempa tahun 2006.   “Dulu, kita hanya bisa berlari tanpa arah, tanpa tahu harus bagaimana.”   Panik, kabar simpang siur, kehilangan, bahkan luka yang tak pernah benar-benar hilang, itulah potongan kisah dari Gempa Jogja 2006 yang masih tersimpan dalam ingatan para penyintas.   Dua puluh tahun berlalu. Bangunan boleh berdiri kembali, tapi trauma itu tetap masih terasa.   Hari ini, kita belajar “Bukan sekadar mengingat, tapi mempersiapkan!”.   Melalui simulasi evakuasi, kita dilatih untuk tetap tenang dan tidak lagi panik. Kita diajarkan bahwa dalam gempa: “DROP! COVER! HOLD ON!” bukan sebuah pilihan, namun KEHARUSAN!   Bahwa jalur evakuasi, titik kumpul, dan peran setiap individu bisa menjadi pembeda antara selamat dan terlambat.   Bencana tidak bisa dicegah, tapi risiko bisa dikurangi dengan kesiapsiagaan. Di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 ini, kita diingatkan bahwa simulasi bukan sekadar formalitas tapi adalah cara kita menjaga satu sama lain.   Dua dasawarsa pasca gempa Jogja, kita tidak ingin cerita lama terulang kembali.   Siaga hari ini, selamat esok hari!! Karena melindungi diri adalah langkah pertama untuk menyelamatkan yang lain. Info Terbaru 27 Apr 2026 Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 17 Apr 2026 Penilaian DELH PT Ameya 16 Apr 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder

Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 Read More »

Penilaian DELH PT Ameya

# Publikasi Penilaian DELH PT Ameya dlhk May 7, 2026 Penilaian DELH PT Ameya dlhk May 7, 2026 Yogyakarta, Kamis (16/04/2026) DLHK DIY melaksanakan Rapat Penilaian Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) di Aula Jati, membahas dokumen dari PT Ameya Livingstyle Indonesia di wilayah Sendangsari, Pajangan, Bantul, bersama pemangku wilayah dan OPD terkait.   Melalui DELH, DLHK DIY memastikan bahwa setiap aktivitas usaha berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan kondisi nyata di lapangan. Karena pembangunan yang baik bukan hanya tentang hari ini, tapi juga tentang keberlanjutan esok hari.   Dari hasil pembahasan, masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan. Dokumen dikembalikan kepada pelaku usaha untuk diperbaiki agar benar-benar sesuai dengan kondisi eksisting dan ketentuan yang berlaku. Bagi DLHK DIY, ini bukan sekadar proses administratif. Ini adalah bentuk tanggung jawab mengawal kepatuhan industri, menjaga kualitas lingkungan, dan memastikan masyarakat tetap terlindungi. DLHK DIY akan terus hadir, mengawasi, dan memastikan setiap langkah pembangunan tetap berpihak pada kelestarian.   Bidang P3KLH, DLHK DIY Info Terbaru 07 May 2026 Penilaian DELH PT Ameya 16 Apr 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 08 Apr 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat

Penilaian DELH PT Ameya Read More »

Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan

# Publikasi Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan dlhk May 6, 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan dlhk May 6, 2026 Pada tanggal 15 April 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Bidang Planologi, Produksi, Perhutanan Sosial dan Penyuluhan menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan (KTH) yang bertempat di Sekretariat KTH Tunas Karya, Pengkok, Patuk, Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan dan pengembangan usaha berbasis kehutanan di tingkat kelompok. Kegiatan ini mengangkat materi pengembangan usaha KTH dengan menghadirkan narasumber Bapak Budi Widayanto selaku dosen UPN serta Bapak Basit Sugiyanto selaku anggota DPRD DIY dari Komisi B, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait strategi pengelolaan usaha, penguatan manajemen kelompok, akses permodalan, serta peluang kemitraan yang dapat dikembangkan oleh KTH.   Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KTH dalam merencanakan, mengelola, dan mengembangkan usaha produktif berbasis sumber daya hutan secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi anggota. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan KTH agar lebih profesional, mandiri, dan adaptif terhadap dinamika pasar, sekaligus mendorong terbangunnya jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun sektor swasta. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan KTH Tunas Karya dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta berkontribusi dalam upaya pelestarian hutan melalui praktik pengelolaan yang lestari dan bertanggung jawab.   Bidang Planologi, Produksi, Perhutanan Sosial dan Penyuluhan, DLHK DIY Info Terbaru 06 May 2026 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan 16 Apr 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 08 Apr 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat 07 Apr 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI

Pembinaan Usaha Kelompok Tani Hutan Read More »

Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan

# Publikasi Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan dlhk May 6, 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan dlhk May 6, 2026 Bantul, Kamis (16/04/2026) Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY melalui UPT Balai Pengelolaan Sampah kembali menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang tinggal di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Piyungan, tepatnya di wilayah Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan dan Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Rajawali Citra, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga yang hidup berdampingan dengan kawasan TPA. Pemeriksaan kesehatan ini rutin dilakukan setiap tahun, meliputi layanan pemeriksaan, perawatan, hingga pengobatan ringan yang ditangani langsung oleh tenaga medis profesional. Upaya ini menjadi langkah preventif sekaligus responsif dalam menjaga kondisi kesehatan masyarakat agar tetap terpantau dengan baik.   Lebih dari sekadar layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen DLHK DIY untuk memastikan bahwa pengelolaan lingkungan berjalan selaras dengan perlindungan masyarakat di sekitarnya. Harapannya, melalui upaya berkelanjutan ini, derajat kesehatan warga di sekitar TPA Piyungan dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang tidak hanya terkelola dengan baik, tetapi juga aman dan sehat untuk semua.    Balai Pengelolaan Sampah, DLHK DIY View this post on Instagram A post shared by Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY (@dlhkdiy) Info Terbaru 06 May 2026 Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan 15 Apr 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 08 Apr 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat 07 Apr 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI 06 Apr 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat

Pemeriksaan Kesehatan Warga Sekitar TPA Piyungan Read More »

Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan

# Publikasi Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan dlhk May 6, 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan dalam Pembelajaran Pengelolaan Sampah dan Dampaknya terhadap Kesehatan Masyarakat dlhk May 6, 2026 Dalam rangka meningkatkan wawasan dan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY melalui Balai Pengelolaan Sampah menerima kunjungan edukatif (edu trip) dari Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) sebanyak 120 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di TPA Piyungan pada tanggal 15 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembelajaran lapangan mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung mengenai keterkaitan antara pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat serta lingkungan.   Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan penjelasan dari petugas terkait mengenai alur pengelolaan sampah, mulai dari sampah masuk, ditimbang di jembatan timbang hingga penataan di landfill, serta upaya pengendalian dampak lingkungan seperti pengelolaan lindi (leachate), pengendalian bau, dan pemantauan gas metana. Mahasiswa juga diajak mengunjungi tiga lokasi utama di TPA Piyungan, yaitu zona transisi sebagai zona aktif landfill, zona landfill pasif, serta Instalasi Pengolahan Lindi (IPL), sehingga peserta dapat memahami sarana prasarana yang ada di TPA Piyungan dan potensi risiko kesehatan yang berbeda pada setiap zona.   Fokus utama kegiatan ini adalah pada aspek kesehatan masyarakat, di mana mahasiswa diberikan pemahaman mengenai potensi dampak TPA terhadap masyarakat sekitar dan operator, seperti gangguan pernapasan akibat paparan gas, gangguan akibat bau, potensi pencemaran air tanah oleh lindi, serta risiko penyakit yang ditularkan melalui vektor seperti lalat dan tikus. Selain itu, dibahas pula upaya mitigasi yang dilakukan oleh TPA Piyungan, seperti pengelolaan gas dan lindi, pengendalian vektor, penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi operator, pengecakan kesehatan untuk masyarakat sekitar TPA piyungan, serta pemantauan kualitas lingkungan secara berkala.   Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga mahasiswa dapat menggali lebih dalam terkait sistem dan praktik pengelolaan sampah di TPA, termasuk berbagai tantangan di lapangan serta keterkaitannya dengan aspek kesehatan masyarakat dan upaya pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.    Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan kesehatan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kontribusi aktif mahasiswa dalam upaya preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.   Balai Pengelolaan Sampah, DLHK DIY Info Terbaru 06 May 2026 Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan 14 Apr 2026 Monitoring Penanaman Hutan Rakyat di KTH Wono Lestari 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 08 Apr 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat 07 Apr 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI 06 Apr 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY

Kunjungan Edukatif Mahasiswa UBHI di TPA Piyungan Read More »