Camera Trap dan Pembuktian Fungsi Konservasi Tahura Bunder
# Publikasi Artikel Camera Trap dan Pembuktian Fungsi Konservasi Tahura Bunder dlhk August 19, 2026
Camera Trap dan Pembuktian Fungsi Konservasi Tahura Bunder Read More »
# Publikasi Artikel Camera Trap dan Pembuktian Fungsi Konservasi Tahura Bunder dlhk August 19, 2026
Camera Trap dan Pembuktian Fungsi Konservasi Tahura Bunder Read More »
# Publikasi Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Saatnya Bekerja untuk Iklim dlhk August 18, 2026 Yogyakarta, Jumat (05/06/2026) Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga bumi melalui tindakan nyata. Peringatan tahun 2026 tidak semestinya berhenti pada seremoni atau sekadar menyampaikan komitmen, tetapi menjadi pengingat bahwa bumi membutuhkan aksi bersama. Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks, setiap individu, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha memiliki peran dalam menentukan keberlanjutan kehidupan di masa depan. Dunia saat ini menghadapi Triple Planetary Crisis, yaitu tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan dan memperkuat satu sama lain: perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, serta polusi dan limbah. Ketiganya tidak dapat diselesaikan secara terpisah karena dampaknya saling berkelindan dan memengaruhi kehidupan manusia maupun ekosistem. Kondisi tersebut menegaskan bahwa upaya perlindungan lingkungan membutuhkan kolaborasi dan perubahan cara kita beraktivitas serta memperlakukan alam. Pada tahun 2026, tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang digaungkan melalui kampanye #NowForClimate. Sejalan dengan semangat tersebut, Indonesia mengusung pesan “Saatnya Bekerja untuk Iklim” sebagai ajakan untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan. Pesan ini menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sesuatu yang dapat ditunda, melainkan kebutuhan yang harus diwujudkan melalui langkah konkret. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini mendorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari. Pemerintah Daerah DIY melalui DLHK DIY mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat, untuk bersatu dan berkontribusi dalam menjaga kualitas lingkungan. Perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di lingkungan terdekat. Dari rumah, dari kebiasaan sehari-hari, dari lingkungan sekitar, dan dari setiap individu yang memilih untuk bertindak. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi ajakan bersama untuk tidak sekadar sadar terhadap persoalan lingkungan, tetapi mulai bergerak dan bekerja untuk iklim. Saatnya bekerja untuk iklim—sekarang, bukan nanti. Sumber: Sekretariat, DLHK DIY View this post on Instagram A post shared by Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY (@dlhkdiy) Info Terbaru 18 Aug 2026 Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Saatnya Bekerja untuk Iklim 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 04 Jun 2026 Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan dlhk August 18, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Saatnya Bekerja untuk Iklim Read More »
# Publikasi Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan dlhk August 18, 2026 Bantul, Kamis (04/06/2026) Menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni, pemutaran film dokumenter MENOLAK PUNAH kembali menghadirkan ruang untuk berdiskusi dan berefleksi mengenai persoalan lingkungan yang semakin dekat dengan kehidupan manusia. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Audio Visual Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY tersebut diikuti oleh 131 penonton. Antusiasme para penonton menunjukkan bahwa isu keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan memiliki ruang penting di tengah masyarakat. Salah satu persoalan yang disoroti dalam film adalah dampak budaya konsumsi berlebihan, terutama yang berkaitan dengan industri fast fashion. Pakaian tidak berhenti menjadi persoalan ketika selesai digunakan. Di balik proses produksi hingga pembuangannya, terdapat jejak berupa penggunaan sumber daya, pencemaran air dan udara, emisi karbon, serta persoalan mikroplastik yang dapat memberikan dampak lebih luas terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. Karena itu, Hari Lingkungan Hidup menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Momentum ini mengajak setiap orang untuk melihat kembali kebiasaan sehari-hari dan memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi terhadap bumi. Mengurangi konsumsi yang tidak perlu, menggunakan barang lebih lama, serta memilih produk dan praktik yang lebih ramah lingkungan merupakan langkah-langkah sederhana yang dapat menjadi bagian dari perubahan. Kegiatan pemutaran MENOLAK PUNAH menjadi pengingat bahwa harapan terhadap masa depan lingkungan tetap terbuka ketika kesadaran diikuti dengan tindakan. Sebanyak 243 penonton dari dua kali pemutaran—112 orang pada 2 Juni dan 131 orang pada 4 Juni—telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Dari ruang pemutaran film, kesadaran diharapkan dapat terus bergerak menjadi tindakan nyata: menolak punah, menjaga alam tetap lestari, dan memastikan budaya tetap hidup. Sumber: Sekretariat, DLHK DIY View this post on Instagram A post shared by Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY (@dlhkdiy) Info Terbaru 18 Aug 2026 Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 02 Jun 2026 Menolak Punah: Mengawali Refleksi Lingkungan melalui Film Dokumenter
Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan Read More »
# Publikasi Menolak Punah: Mengawali Refleksi Lingkungan melalui Film Dokumenter dlhk August 18, 2026 Bantul, Selasa (02/06/2026 Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni, sebuah ruang refleksi tentang keberlanjutan lingkungan dihadirkan melalui pemutaran film dokumenter MENOLAK PUNAH. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Audio Visual Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat kembali hubungan antara gaya hidup sehari-hari dengan kondisi lingkungan yang kita tinggali bersama. Sebanyak 112 penonton turut hadir dan menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Film MENOLAK PUNAH mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya budaya konsumsi berlebihan dalam industri fast fashion. Pakaian yang diproduksi, dibeli, digunakan, hingga akhirnya dibuang ternyata memiliki jejak lingkungan yang panjang. Mulai dari pencemaran air dan udara, emisi karbon, hingga potensi ancaman mikroplastik, industri fesyen menjadi salah satu gambaran bagaimana pilihan konsumsi manusia dapat memberikan dampak terhadap keberlanjutan alam. Pemutaran film ini tidak hanya menjadi kegiatan menonton, tetapi juga ruang untuk membangun kesadaran bahwa perubahan dapat dimulai dari pilihan sederhana. Di tengah tantangan perubahan iklim, pencemaran, dan persoalan sampah, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam mengonsumsi serta mempertimbangkan kembali kebutuhan sebelum membeli dan membuang sesuatu. Melalui kegiatan ini, pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan juga dipertemukan dengan upaya mempertahankan budaya sandang yang lebih berkelanjutan. Individu dan komunitas yang terus bergerak menjaga alam dan merawat budaya menjadi bagian penting dari gerakan untuk “menolak punah”—menjaga alam tetap lestari, budaya tetap hidup, dan kesadaran ekologis terus tumbuh Sumber: Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 18 Aug 2026 Menolak Punah: Mengawali Refleksi Lingkungan melalui Film Dokumenter 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 01 Jun 2026 Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila
Menolak Punah: Mengawali Refleksi Lingkungan melalui Film Dokumenter Read More »
# Publikasi Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila (1 Juni 2026) dlhk August 18, 2026 Yogyakarta, Senin (01/06/2026) Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, dilaksanakan upacara peringatan di Halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY dengan Inspektur Upacara Kusno Wibowo, S.T., M.Si. berlangsung khidmat. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Pancasila merupakan pedoman bangsa dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman serta menjadi landasan menghadapi berbagai tantangan global. Pancasila juga dinilai relevan sebagai fondasi perdamaian dunia melalui nilai musyawarah, kemanusiaan, dan keadilan sosial. Seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat toleransi dan menolak segala bentuk intoleransi serta radikalisme. Melalui momentum ini, diharapkan semangat persatuan, religiusitas, dan nilai kemanusiaan terus terjaga demi Indonesia yang maju, harmonis, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia. Sumber: Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 18 Aug 2026 Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 22 May 2026 Optimalkan Tata Ruang dan Tertib Administrasi, DLHK DIY Laksanakan Penyusutan Arsip Tahun 2026
Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Read More »
# Publikasi Optimalkan Tata Ruang dan Tertib Administrasi, DLHK DIY Laksanakan Penyusutan Arsip Tahun 2026 dlhk August 18, 2026 Yogyakarta, Jumat (22/05/2026) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY berkomitmen penuh untuk mewujudkan tata kelola birokrasi yang efisien dan tertib administrasi. Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah melalui pelaksanaan kegiatan Penyusutan Arsip Tahun 2026. Agenda ini menjadi siklus akhir yang wajib dilaksanakan guna mengendalikan volume dokumen serta mencegah penumpukan berkas inaktif yang sudah tidak memiliki nilai guna di unit kerja. Penataan Sistematis Berlandaskan Regulasi Pelaksanaan penyusutan arsip ini mengacu pada Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Arsip Dinamis. Maksud utama dari kegiatan ini adalah melakukan penataan dan pengurangan volume arsip inaktif secara sistematis melalui tiga mekanisme utama: pemindahan, pemusnahan, dan penyerahan. Untuk menjamin akurasi dan akuntabilitas proses, DLHK DIY membentuk Panitia Penilai Arsip (PPA) gabungan. Tim ini melibatkan unsur internal instansi serta dukungan keahlian eksternal dari 3 (tiga) orang Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY. Tim PPA bertugas melakukan pemeriksaan fisik secara langsung, menilai nilai guna dokumen, memverifikasi kesesuaian berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA), hingga menyusun Surat Pertimbangan resmi sebagai dasar rekomendasi tertulis kepada kepala daerah. Rincian Capaian Hasil Penilaian Berkas Dari total 4.811 berkas arsip yang dininilai, diperoleh rincian rekomendasi akhir sebagai berikut: 727 berkas dinyatakan berketerangan musnah akan diusulkan kepada Gubernur DIY untuk dimusnahkan karena telah habis masa retensinya dan tidak memiliki nilai guna. 49 berkas dinyatakan berketerangan permanen akan diusulkan untuk diserahkan kepada DPAD DIY selaku Lembaga Kearsipan Daerah. 35 berkas dinyatakan masih harus dipertahankan dan tetap disimpan di Unit Kearsipan (UK) DLHK DIY. Pemusnahan Ramah Lingkungan Melalui Metode Daur Ulang Sebagai instansi yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, DLHK DIY memastikan proses pemusnahan fisik dokumen dilakukan dengan metode yang aman dan berwawasan lingkungan. DLHK DIY menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, yaitu UD Samak Jaya Karton Magelang. Eksekusi pemusnahan 4.727 berkas fisik tersebut nantinya akan menggunakan metode peleburan secara kimia (daur ulang). Langkah ini dipilih untuk menjamin keselamatan informasi kedinasan sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan hidup melalui minimalisasi limbah kertas. Komitmen Keberlanjutan Tata Kelola Kearsipan Keberhasilan penyusutan arsip yang tertib, sistematis, dan akuntabel ini secara langsung mengoptimalkan kembali kapasitas ruang simpan (depo) instansi. Pencapaian ini tidak lepas dari komitmen berkelanjutan setiap Unit Pengolah (UP) di lingkungan DLHK DIY, yang secara konsisten telah melaksanakan pemilahan dan pemindahan arsip inaktif ke Unit Kearsipan (UK) secara rutin setiap tahun. Langkah preventif yang berjalan teratur ini terbukti efektif mencegah penumpukan volume berkas, sekaligus menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan serta keamanan informasi kedinasan secara jangka panjang. Sumber: Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 18 Aug 2026 Optimalkan Tata Ruang dan Tertib Administrasi, DLHK DIY Laksanakan Penyusutan Arsip Tahun 2026 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 21 May 2026 Ananto Iswono: Calon Penerima Kalpataru Perintis Lingkungan 2026
# Publikasi Ananto Isworo: Calon Kalpataru Perintis Lingkungan 2026 dlhk August 18, 2026 Bantul, Kamis (21/05/2026) Perubahan besar selalu lahir dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Ananto Isworo sebagai Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan 2026 dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Berawal dari gerakan sejak tahun 2013 di Masjid Al-Muharram, Brajan, Bantul, Ananto Isworo menginisiasi program Shadaqah Sampah berbasis Eco-Masjid serta gerakan Shadaqah Sampah di Sekolah. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong berbagai aksi lingkungan lainnya seperti penghijauan, pengelolaan air, hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya. Sebuah bukti bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tempat ibadah, lingkungan pendidikan, dan gerakan masyarakat yang tumbuh bersama. Karena menjaga bumi bukan sekadar program, melainkan ikhtiar dan warisan untuk generasi mendatang. Sumber: Bidang Penaatan, Pengkajian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLHK DIY View this post on Instagram A post shared by Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY (@dlhkdiy) Info Terbaru 18 Aug 2026 Ananto Iswono-Calon Penerima Kalpataru Perintis Lingkungan 2026 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 19 May 2026 Sosialisasi dan Pengukuran Kembali Lokasi Pembangunan Gully Plug di KTH Wono Ardi
Ananto Iswono: Calon Penerima Kalpataru Perintis Lingkungan 2026 Read More »
# Publikasi Sosialisasi dan Pengukuran Kembali Lokasi Pembangunan Gully Plug di KTH Wono Ardi dlhk August 18, 2026 Kulon Progo — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pengukuran kembali lokasi pembangunan gully plug di Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Ardi pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo sebagai bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan melalui metode konservasi tanah dan air. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan DLHK DIY, penyuluh kehutanan wilayah Kokap, pengurus KTH Wono Ardi, serta masyarakat sekitar lokasi pembangunan. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pembangunan gully plug sebagai salah satu bangunan konservasi yang berfungsi mengendalikan erosi, menahan sedimentasi, serta menjaga stabilitas lahan di daerah rawan longsor. Dalam pemaparannya, tim DLHK DIY menjelaskan bahwa gully plug merupakan bangunan konservasi berupa susunan batu dalam bronjong kawat yang dipasang melintang pada alur parit atau jurang kecil guna memperlambat aliran air dan menahan material tanah yang terbawa arus. Pembangunan ini diharapkan mampu memperbaiki tata air serta mengurangi kerusakan lahan di wilayah hulu. Selain sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pengukuran kembali lokasi pembangunan untuk memastikan kesesuaian titik pekerjaan dengan kondisi lapangan dan rancangan teknis yang telah disusun. Pengukuran dilakukan bersama kelompok tani dan tim DLHK DIY guna memperoleh data aktual terkait ukuran gully plug yang akan dibangun guna mengetahui kebutuhan konstruksi di lapangan. Ketua KTH Wono Ardi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam kegiatan konservasi lingkungan di wilayah Hargorejo. Menurutnya, pembangunan gully plug sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko erosi yang selama ini terjadi pada musim hujan serta menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pembangunan gully plug dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi lahan secara berkelanjutan. Sumber: Bidang Rehabilitasi, Konservasi Alam dan Perlindungan Hutan, DLHK DIY Info Terbaru 18 Aug 2026 Sosialisasi dan Pengukuran Kembali Lokasi Pembangunan Gully Plug di KTH Wono Ardi 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 30 Apr 2026 DLHK DIY Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Tahun 2025 Kategori Non Digital
Sosialisasi dan Pengukuran Kembali Lokasi Pembangunan Gully Plug di KTH Wono Ardi Read More »
# Publikasi Artikel Inovasi SMART Patrol Tahura Bunder dlhk August 18, 2026
Inovasi SMART Patrol Tahura Bunder Read More »
# Publikasi DLHK DIY Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Tahun 2025 Kategori Non Digital untuk Inovasi PBJ Berkelanjutan dlhk April 30, 2026 Yogyakarta, Kamis (30/04/2026) Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui inovasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Komitmen ini mendapat apresiasi melalui penghargaan dari Gubernur DIY kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY atas capaian Inovasi PBJ Berkelanjutan sebagai Inovasi Terbaik Tahun 2025 Kategori Non Digital yang diterima bertepatan dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian (RAKORDAL) Triwulan I Tahun 2026 di Gedung Pracimasana. Penghargaan tersebut mencerminkan bahwa implementasi PBJ Berkelanjutan di DIY telah berkembang dari sekadar kebijakan menjadi praktik nyata yang memberi dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi. Pendekatan ini mengintegrasikan efisiensi anggaran dengan penggunaan produk ramah lingkungan, efisiensi energi, serta dukungan terhadap pelaku usaha lokal berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam Peta Jalan PBJ Berkelanjutan 2023–2025. DLHK DIY sebagai leading sector terus bekerjasama dengan WWF Indonesia untuk berperan aktif melalui penyusunan panduan teknis, penyediaan referensi produk hijau, serta penguatan kapasitas SDM dan pelaku usaha. Upaya ini diperkuat dengan sosialisasi dan uji coba di berbagai OPD, yang kini mulai mengadopsi praktik pengadaan ramah lingkungan secara lebih luas. Dalam pelaksanaannya, WWF Indonesia turut mendukung melalui pendampingan teknis, penguatan kebijakan, serta fasilitasi kolaborasi multipihak. Peran ini membantu mempercepat transformasi PBJ Berkelanjutan di DIY sebagai bagian dari upaya menuju sistem pengadaan yang lebih hijau dan bertanggung jawab. Ke depan, DLHK DIY menegaskan bahwa capaian ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat “Hamemayu Hayuning Bawono”, PBJ Berkelanjutan diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Sumber: Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 26 Jun 2026 Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI 24 Jun 2026 Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan 23 Jun 2026 Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 22 Jun 2026 Taksasi Produksi Daun Kayu Putih 19 Jun 2026 Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY 19 Jun 2026 DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari 30 Apr 2026 DLHK DIY Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Tahun 2025 Kategori Non Digital 29 Apr 2026 Panen Cuan dari Bawah Tegakan
DLHK DIY Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Tahun 2025 Kategori Non Digital Read More »