Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026

Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026

Gunungkidul – Rabu (04/03/2026), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY melalui Balai Tahura Bunder menyelenggarakan kegiatan Bazaar Ramadhan Alas Bunder Tahun 2026 yang berlangsung di Blom Pemanfaatan, Rest Area Tahura Bunder.

 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Tahura Bunder dengan mitra, yaitu Sahabat Dapur Nyawiji serta Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM. Bazaar Ramadhan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan di wilayah Tahura Bunder. Selain menyemarakkan bulan suci Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271, Hari Bakti Rimbawan ke-43, serta menuju Reuni ke-30 Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM.

 

Kepala Dinas LHK DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh Kelompok Tani Hutan dari desa-desa penyangga di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Keterlibatan ini menjadi wujud nyata upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. “Bazaar Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian kolektif untuk mendukung kesejahteraan anggota Kelompok Tani Hutan sekaligus memperkuat hubungan antara pengelola kawasan dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Bazaar Ramadhan tahun ini menghadirkan inovasi berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan barang layak pakai dengan harga terjangkau. Seluruh kegiatan terselenggara secara swadaya tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Dukungan berasal dari donasi yang dihimpun oleh Sahabat Dapur Nyawiji bersama Balai Tahura Bunder dan Alumni 96 Fakultas Kehutanan UGM. Donasi yang terkumpul berupa dana sekitar Rp 17.000.000,00 serta kurang lebih 500 item barang layak pakai, seperti pakaian, perlengkapan bayi, sepatu, tas, mainan, hingga buku bacaan. Dalam pelaksanaannya, bazaar menerapkan mekanisme penukaran uang sebesar Rp15.000 menjadi voucher belanja. Skema ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kemandirian dan menjaga martabat penerima manfaat, sekaligus menciptakan suasana kebersamaan tanpa sekat antara pemberi dan penerima.

 

Kepala Dinas LHK DIY juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk perangkat daerah DIY, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, masyarakat, serta berbagai komunitas yang terlibat. “Kegiatan ini menunjukkan makna kolaborasi yang sesungguhnya, yaitu bersama menjaga hutan sekaligus menguatkan masyarakat di sekitarnya,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

 

Balai Tahura Bunder, DLHK DIY