Peningkatan Kelas Kelompok Tani Hutan (KTH)

Gunungkidul, Kamis (06/08/2026) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Bidang Planologi, Produksi, Perhutanan Sosial dan Penyuluhan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kelas Kelompok Tani Hutan (KTH) selama 3 hari, pada tanggal 4 – 6 Agustus 2026 yang bertempat di Sekretariat KTH Ngudi Rejo, Sawahan II, Bleberan, Playen, Gunungkidul.

 

Kegiatan ini bertujuan menguatkan tata kelola kelembagaan, administrasi, dan legalitas kelompok; meningkatkan kemampuan pengelolaan kawasan hutan secara lestari; serta mengembangkan unit produksi dan memperluas jaringan pemasaran hasil usaha. Rangkaian acara diawali dengan menghadirkan Prasetyo Nugroho dari Vokasi UGM yang menyampaikan materi mengenai kelembagaan KTH dan dinamika kelompok guna membangun fondasi organisasi yang solid dan adaptif. Memasuki hari kedua, peserta dibekali kemampuan teknis oleh Sukandar dari PKSM Gunungkidul melalui penyampaian teori serta praktik langsung pemetaan wilayah kelola. Keahlian ini penting agar kelompok memiliki kejelasan batas dan pemahaman mendalam atas wilayah hutan yang dikelola.

Agenda hari ketiga berfokus pada inovasi usaha peternakan dan evaluasi kelompok. Prasetyo mengisi sesi praktis berupa pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi serta teknik pembuatan silase berbasis bahan baku lokal. Pada hari yang sama, dilaksanakan pula proses penilaian dan evaluasi kinerja kelompok yang dipimpin oleh Ibu Navitri, Penyuluh Kehutanan Madya. Berdasarkan peninjauan menyeluruh terhadap aspek kelembagaan, wilayah, dan kegiatan usaha, kth ngudi rejo secara resmi dinyatakan berhasil naik kelas dari kelas pemula menjadi kelas madya.


Kedepannya, peningkatan kelas ini diharapkan tidak hanya sebagai simbol formalitas tetapi sebagai pemicu utama dalam memperkuat tata kelola kelembagaan. Pengetahuan teknis yang telah diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan oleh kelompok. Selain itu peningkatan kelas ini diharapkan mempermudah akses kelompok terhadap dukungan permodalan, fasilitas pemerintah, maupun program kemitraan yang lebih luas.

 

Sumber : Bidang Planologi, Produksi, Perhutanan Sosial dan Penyuluha, DLHK DIY