Perbaikan Habitat Monyet Ekor Panjang di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo

Perbaikan Habitat Monyet Ekor Panjang di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo

Kulon Progo – Sabtu (14/02/2026), Berdasarkan hasil Kajian Penanganan Monyet Ekor Panjang (MEP) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2024, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu lokasi ditemukannya persebaran populasi MEP. Hal ini dikonfirmasi oleh keterangan masyarakat setempat, yaitu warga Dusun Balak, bahwa MEP sering menyerang tanaman pertanian dan buah-buahan seperti singkong dan duwet. Komoditas yang diserang merupakan sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat. Kejadian ini cenderung meningkat selama musim kemarau ketika MEP mengalami kesulitan dalam mencari sumber pakan alami.

 

Upaya penanggulangan serangan MEP di Dusun Balak dilaksanakan dengan perbaikan habitat, yaitu penanaman vegetasi di demonstrasi plot (demplot). Melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Balak Asri, perbaikan habitat MEP dilaksanakan dengan membuat demplot seluas 5 ha yang berlokasi di Lemah Abang. Lemah Abang merupakan blok atas Dusun Balak di mana serangan MEP sering dijumpai oleh masyarakat setempat. Bibit yang ditanam berjumlah 1000 batang dengan jenis pepaya, parkia/pete, sirsak, duwet, kepel, kersen, markisa, srikaya, dan manggis. Jenis-jenis tersebut diharapkan dapat menambah sumber pakan alami bagi MEP sehingga tidak menyerang tanaman pertanian warga.

 

Tahapan kegiatan perbaikan habitat MEP meliputi koordinasi, pembinaan KTH, pelaksanaan penanaman, serta monitoring dan evaluasi. Tim dari Bidang Rehabilitasi, Konservasi Alam, dan Perlindungan Hutan (RKAPH) berkoordinasi dengan Penyuluh Kehutanan wilayah Girimulyo untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kegiatan kepada KTH Wana Balak Asri. Penanaman dimulai pada bulan Februari 2026 oleh KTH Wana Balak Asri dengan pertimbangan curah hujan yang masih memadai. Langkah-langkah pelaksanaan penanaman terdiri dari pemasangan ajir, pembuatan lubang tanam, pelangsiran bibit, pemberian pupuk, penanaman bibit, pemeliharaan dan pengamanan bibit, serta pengawasan.

 

Hasil penanaman di demplot perbaikan habitat MEP akan dinilai untuk mengetahui kesesuaian jenis tanaman dan lokasi penanaman, serta keberhasilan dalam menanggulangi serangan MEP. Upaya perbaikan habitat MEP di Dusun Balak diharapkan dapat menjadi pertimbangan replikasi upaya penanggulangan di lokasi-lokasi lain yang mengalami serangan MEP. Pelaksanaan perbaikan habitat MEP diharapkan dapat menanggulangi serangan MEP secara efektif dengan mengedepankan aspek konservasi yang berkelanjutan.

 

Bidang RKAPH, DLHK DIY