Berita

Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder

# Publikasi Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder dlhk May 6, 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder dlhk May 6, 2026 Gunungkidul, Kamis (09/04/2026) Kegiatan patroli keamanan hutan kembali dilaksanakan oleh tim pengelola di kawasan Tahura Bunder sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem dan memantau potensi gangguan di dalam kawasan. Patroli kali ini difokuskan pada petak 20 dan 21, yang merupakan area penting dengan tingkat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Selain memastikan kondisi kawasan tetap aman, kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau keberadaan satwa liar melalui pengecekan dan pengambilan data dari kamera trap yang telah terpasang sebelumnya. Dalam kegiatan tersebut, tim berhasil mengumpulkan sejumlah visual penting dari kamera trap yang memberikan gambaran kondisi aktual kehidupan satwa di dalam kawasan hutan. Salah satu temuan menarik adalah terekamnya keberadaan landak jawa, satwa endemik yang keberadaannya menjadi indikator penting bagi kesehatan ekosistem hutan. Dokumentasi ini menjadi bukti bahwa kawasan Tahura Bunder masih menjadi habitat yang mendukung bagi berbagai jenis satwa liar. Hasil patroli dan pengambilan visual ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi serta menjadi bahan evaluasi dalam pengelolaan kawasan ke depan. Pengelola Tahura Bunder terus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem. Dengan sinergi yang baik, keberlangsungan habitat satwa dan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dapat terus terjaga. Balai Tahura Bunder, DLHK DIY View this post on Instagram A post shared by Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY (@dlhkdiy) Info Terbaru 06 May 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 07 Apr 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI 06 Apr 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026

Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder Read More »

FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat

# Publikasi Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat dlhk May 6, 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat dlhk May 6, 2026 Gunungkidul, Selasa (07/04/2026) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY melalui Balai Tahura Bunder menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program RBP REDD+ GCF Output 2. FGD dibuka oleh Kepala DLHK DIY (Kusno Wibowo, S.T., M.Si.) dan menghadirkan narasumber Kepala Balai Tahura Bunder, Fakultas Peternakan UGM, serta Balai KSDA Yogyakarta. Peserta terdiri dari 9 KTH binaan Balai Tahura Bunder, Kalurahan dan BUMKal sekitar KPHK Tahura Bunder, BKSDA Yogyakarta, Penyuluh Kehutanan dan PEH Balai Tahura Bunder, Kepala Seksi Perencanaan Restorasi dan Reboisasi Tahura Bunder, Kepala Seksi Pemanfaatan Tahura Bunder, dosen Fakultas Peternakan UGM., dan Relung Indonesia. Diskusi membahas hasil studi kelayakan penangkaran rusa, aspek teknis budidaya, peluang pasar, serta mekanisme perizinan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagai masukan terkait kesiapan implementasi di tingkat masyarakat. Kepala DLHK DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan penangkaran rusa merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, khususnya di wilayah yang masih tergolong miskin dan beririsan dengan kawasan hutan. Selain memiliki nilai ekonomi, rusa juga memiliki nilai historis dalam budaya Yogyakarta, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari konsep konservasi produktif berbasis keistimewaan daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dirumuskan langkah konkret menuju implementasi penangkaran rusa yang terukur, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Balai Tahura Bunder, DLHK DIY Info Terbaru 06 May 2026 FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat 10 Apr 2026 Korve ASRI Lingkup Dinas LHK DIY 10 Apr 2026 Patroli Keamanan dan Pengambilan Visual Hasil Kamera Trap Tahura Bunder 07 Apr 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI 06 Apr 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru

FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat Read More »

Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI

# Publikasi Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI dlhk May 5, 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI dlhk May 5, 2026 Bantul, Selasa (07/04/2026) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Pengajian Rutin dan Syawalan Tahun 2026 di Concert Hall Institut Seni Indonesi (ISI) Yogyakarta dengan tema “Indahnya Silaturahmi dengan Menjaga Hati dan Lisan”.   Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota DWP se-DIY sebagai momentum mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kebersamaan pasca Idul Fitri. Ketua DWP DIY, Ny. Priyatinah Trisaktiyana, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk membuka hati dengan ikhlas dalam saling meminta dan memberi maaf. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi refleksi nilai-nilai keislaman, khususnya pentingnya sifat pemaaf. Dalam tausiyah disampaikan bahwa memaafkan merupakan akhlak mulia yang tidak hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga membebaskan diri dari beban luka batin.   Melalui syawalan ini, diharapkan seluruh anggota dapat memperkuat persaudaraan, menumbuhkan keikhlasan, serta menjadi pribadi yang lebih baik dan bertakwa.   Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 05 May 2026 Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI 06 Apr 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara

Syawalan dan Pengajian DWP DIY di Concert Hall ISI Read More »

Penyerahan SK Kenaikan Pangkat

# Publikasi Pengelolaan SDM Aparatur dlhk May 5, 2026 Kenaikan Pangkat Periode April 2026 dlhk May 5, 2026 Yogyakarta, Senin (06/04/2026) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kusno Wibowo, secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Reguler periode 1 April 2026 kepada 24 pegawai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja mereka. Adapun pegawai yang menerima kenaikan pangkat pada periode April 2026 yaitu: 1. Kusno Wibowo, S.T., M.Si.2. Khusnul Muassiroh, S.T., M.Sc.3. Balau Eko Purwanto, S.T., M.Ling.4. Istini, S.Hut., M.I.L5. Fitria Suyoto, S.Si.6. Supandi, S.E.7. Lukmanul Hakim, S.H.8. Sunarto, S.E.9. Rusidi, S.E.10. Wargiyanto, S.Hut.11. Payakun12. Anwar Chamdani13. Suwastono14. Mugiyono15. Ashadi16. Ignatius Suranta17. Eko Purwanto18. Rohman19. Supomo20. Robertus Supriyanto21. Haryana22. Sukamto23. Sugiasih24. Suparman Kenaikan pangkat PNS merupakan penghargaan atas pengabdian dan prestasi, sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme. Proses ini dilakukan secara berkala enam kali dalam setahun, yaitu setiap 1 Februari, 1 April, 1 Juni, 1 Agustus, 1 Oktober, dan 1 Desember.   Dalam amanatnya, Kusno Wibowo mendorong seluruh pegawai, khususnya karyawati, untuk terus mengembangkan kompetensi, tetap produktif, dan berkarya. Pemerintah Daerah DIY juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM guna mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan.   Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 05 May 2026 Penyerahan SK Kenaikan Pangkat 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan

Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Read More »

Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY

# Publikasi Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H Dinas LHK DIY dlhk April 7, 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H Dinas LHK DIY dlhk April 7, 2026 Yogyakarta, 25 Maret 2025 – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar halal bihalal atau syawalan yang dilaksanakan di halaman kantor DLHK DIY. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai tanpa terkecuali sebagai momentum untuk saling bermaafan setelah libur panjang Idulfitri, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Acara halal bihalal ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarpegawai serta membangun suasana kerja yang harmonis. Dengan semangat silaturahmi yang terjalin, diharapkan sinergi dan koordinasi antarbidang dalam DLHK DIY semakin solid sehingga pelaksanaan program-program strategis, khususnya terkait pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas. Bagi masyarakat, kegiatan ini memiliki makna penting karena ikatan kebersamaan yang kuat di internal DLHK DIY akan berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan publik. Semangat baru yang lahir dari tradisi syawalan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pegawai DLHK DIY dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengembangkan kehutanan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 07 Apr 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih

Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY Read More »

Rencana Rehabilitasi DAS di DIY

# Publikasi Rapat Rencana Rehabilitasi DAS DIY Bahas Pemulihan Lahan Kritis Hingga Pesisir Selatan dlhk April 7, 2026 Rapat Rencana Rehabilitasi DAS DIY Bahas Pemulihan Lahan Kritis Hingga Pesisir Selatan dlhk April 7, 2026 Yogyakarta, 12 Maret 2026 – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY menggelar rapat pembahasan rencana pelaksanaan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di DIY pada Kamis (12/3). Rapat tersebut membahas upaya pemulihan lahan kritis serta rencana penanaman di sejumlah wilayah, termasuk kawasan pesisir selatan.   Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa secara geografis wilayah DIY dilalui enam sungai utama yang mengapit Yogyakarta, yaitu Sungai Code dan Sungai Winanga di ring pertama, Sungai Gajahwong dan Kali Bedog di ring kedua, serta Sungai Opak dan Sungai Progo di ring ketiga. Kondisi ini menjadikan pengelolaan wilayah berbasis DAS sebagai aspek penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.   Kepala DLHK DIY menjelaskan bahwa luas hutan di DIY mencapai sekitar 84.921,64 hektare  (19.035,08 hektar Kawasan hutan dan kurang lebih 65.886,56 hektare hutan rakyat) atau sekitar 26,65 persen dari total wilayah. Namun demikian, masih terdapat lahan kritis yang cukup luas. Luas Lahan kritis di DIY berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Rehabilitasi Hutan sekitar 72.294 hektare. Berdasarkan pembaruan data melalui keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor 406 Tahun 2025, luas lahan kritis di DIY tercatat mencapai sekitar 70.518 hektare, dengan wilayah terluas berada di Kabupaten Gunungkidul.   Selama beberapa tahun terakhir, berbagai upaya rehabilitasi telah dilakukan, antara lain melalui pembangunan pengendali jurang, penanaman bambu di sempadan sungai, penghijauan kawasan ekowisata, penanaman di sempadan pantai, pengkayaan hutan rakyat, pembuatan kebun bibit rakyat, rehabilitasi DAS Kerjasama dengan Pemegang  Persetujuan Pengunaan Kawasan Hutan (PPKH) hingga penghijauan perkotaan. Sampai dengan saat ini, ratusan hektare lahan telah direhabilitasi dengan berbagai tingkat kondisi lahan kritis.   DLHK DIY mencoba menangkap peluang dengan menggandeng pemegang PPKH diluar DIY yang dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan, agar melaksanakan kewajiban rehabilitasi di DIY. DLHK DIY mengusulkan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi DAS dengan rencana penanaman sekitar 300 hektare lahan. Usulan lokasi penanaman menyebar di wilayah DIY, baik di Area Penggunaan Lainnya (APL) maupun di kawasan pesisir selatan. Penanaman di hutan rakyat direncanakan menggunakan pola pengkayaan dengan jenis tanaman produktif, sehingga selain memulihkan lingkungan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sedangkan rehabilitasi di kawasan pesisir selatan menjadi fokus untuk mengurangi potensi abrasi dan erosi. Program tersebut diharapkan menjadi “pagar alami” pesisir melalui kegiatan penanaman vegetasi pantai.   Sementara itu, Kepala BPDAS Serayu Opak Progo menjelaskan apa itu DAS dan Rehabilitasi DAS. DAS adalah wilayah daratan berupa satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungai yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau laut secara alami. Rehabilitasi DAS adalah upaya memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan kondisi DAS melalui penanaman yang dilaksanakan oleh perusahaan pemegang izin PPKH sebagai wujud pemenuhan kewajiban PPKH dalam upaya pemulihan fungsi DAS.   Sebelumnya, kegiatan rehabilitasi DAS juga pernah dilakukan di kawasan Menoreh mulai tahun 2021 dengan luas mencapai 1.656 hektare. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah perusahaan tambang dari Kalimantan dan Sumatra, dengan tingkat keberhasilan penanaman yang dilaksanakan di tahun 2025 mencapai lebih dari 90 persen.   Untuk kegiatan rehabilitasi DAS tahun 2026 ini, rencana perusahaan yang terlibat adalah PT Nusa Persada Resources. PT tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan rehabilitasi DAS akan mengikuti pedoman Kementerian Kehutanan, mulai dari penetapan lokasi, penyusunan rancangan teknis, pelaksanaan penanaman, hingga monitoring dan evaluasi oleh pemerintah.   Dalam forum tersebut, Kanjeng Suryo mewakili dari Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan Datu Dana Suyasa Karaton Ngayogyakarta menyampaikan bahwa perusahaan yang terlibat dalam program rehabilitasi DAS diharapkan tidak hanya berkoordinasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH), tetapi juga dengan pemerintah wilayah seperti kalurahan dan kapanewon. Hal ini penting karena di lapangan terdapat dinamika sosial yang perlu diperhatikan, termasuk keberadaan anggota KTH yang merupakan pendatang dengan izin garapan dari warga lokal. Beliau juga menyinggung potensi pengembangan kawasan pesisir selatan yang sebelumnya secara adat dimanfaatkan untuk produksi garam. Menurutnya, dengan posisi Indonesia sebagai negara maritim, pengembangan produksi garam lokal, bahkan hingga garam industri, seharusnya dapat menjadi perhatian.   Selain itu, program rehabilitasi DAS diharapkan dapat dirancang secara tematik agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Sebagai contoh, penanaman tanaman produktif seperti kelengkeng di Kalurahan Margorejo dapat menjadi ciri khas wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.   Terkait perencanaan kawasan selatan, disampaikan pula bahwa meskipun sudah terdapat masterplan yang mengatur kawasan lindung, hal tersebut diharapkan tidak menjadi hambatan bagi kegiatan rehabilitasi. Diperlukan langkah administratif seperti permohonan izin prinsip kepada pihak Keraton agar proses penanaman dapat berjalan lebih efektif.   Sementara itu, Bapak Kuncoro yang mewakili Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Puro Pakualaman menyampaikan bahwa kegiatan penanaman yang direncanakan berada di wilayah Paku Alam Ground (PAG) perlu terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X selaku pemegang otoritas atas tanah PAG. Koordinasi tersebut penting dilakukan untuk memastikan bahwa rencana kegiatan rehabilitasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan pengelolaan tanah PAG serta sejalan dengan kebijakan yang berlaku di lingkungan Puro Pakualaman.   Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY menyampaikan bahwa pemerintah daerah melihat peluang besar dari kewajiban penanaman yang dilakukan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan. Hal ini penting mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk melakukan rehabilitasi lahan dalam skala luas.   DLHK juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi proses perizinan apabila kegiatan penanaman dilakukan di kawasan pesisir selatan yang berkaitan dengan tanah Sultan Ground (SG) dan Paku Alam Ground (PAG). Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, program rehabilitasi DAS diharapkan tidak hanya mampu memulihkan lahan kritis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah DIY.   Oleh : Bidang RKAPH, DLHK DIY Info Terbaru 07 Apr 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih 26 Feb 2026 Survey Lokasi Pembangunan Gully Plug

Rencana Rehabilitasi DAS di DIY Read More »

Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru

# Publikasi Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru dlhk March 6, 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru dlhk March 6, 2026 Yogyakarta – Kamis (05/03/2026), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Adiwiyata bagi 15 SMA/SMK/MA di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan penguatan kapasitas sekolah dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata secara optimal, khususnya dalam menghadapi kebijakan terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025. Selain itu, Bimtek juga mencakup pendampingan penggunaan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) serta penyampaian materi dari praktisi berpengalaman. Dalam kegiatan ini, DLHK DIY menghadirkan narasumber Vipti Retna Nugraheni, seorang praktisi Adiwiyata sekaligus Ketua Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia. Dalam pemaparannya, Vipti Retna Nugraheni menjelaskan substansi dan arah kebijakan terbaru dalam Permen LH Nomor 5 Tahun 2025, termasuk perubahan pendekatan, indikator penilaian, serta strategi implementasi Program Adiwiyata di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, sekolah didorong untuk semakin kuat dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam proses pembelajaran secara menyeluruh. Implementasi tersebut mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler, dengan tujuan membangun kesadaran serta membentuk karakter peserta didik yang memiliki perilaku ramah lingkungan dan berkelanjutan. DLHK DIY berharap, melalui Bimbingan Teknis ini, Program Adiwiyata tidak hanya dipandang sebagai ajang penghargaan semata, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan yang adaptif terhadap tantangan lingkungan yang terus berkembang, sekolah diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan hidup. Bidang P3KLH, DLHK DIY Info Terbaru 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih 26 Feb 2026 Survey Lokasi Pembangunan Gully Plug 20 Feb 2026 Forum OPD 2026

Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru Read More »

WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon

# Publikasi Paparan Hasil Kajian Perhitungan Karbon dari Implementasi Pengadaan Barang/Jasa Berkelanjutan di DIY dlhk April 6, 2026 Paparan Hasil Kajian Perhitungan Karbon dari Implementasi Pengadaan Barang/Jasa Berkelanjutan di DIY dlhk April 6, 2026 Yogyakarta – Rabu (04/03/2026), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Paparan Hasil Kajian Perhitungan Karbon (Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca) dari Implementasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah DIY untuk memastikan bahwa kebijakan belanja pemerintah yang ramah lingkungan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap penurunan emisi karbon.   Kegiatan tersebut menghadirkan tim teknis dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), mitra pembangunan WWF Indonesia, serta perwakilan berbagai instansi pusat dan daerah, termasuk balai-balai teknis Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY.   Kepala DLHK DIY, Kusno Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kajian ini merupakan langkah penting untuk menjawab pertanyaan mengenai seberapa besar kontribusi implementasi PBJ Berkelanjutan terhadap penurunan emisi Gas Rumah Kaca di daerah. “Komitmen DIY dalam PBJ Berkelanjutan tidak boleh berhenti pada narasi administratif. Kita perlu membuktikan secara ilmiah sejauh mana belanja hijau yang dilakukan pemerintah mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan emisi karbon,” ujarnya.   Menurut Kusno, hasil kajian ini memiliki nilai strategis bagi pemerintah daerah setidaknya dalam tiga hal. Pertama, sebagai bukti saintifik bahwa penggunaan produk ramah lingkungan seperti furnitur bersertifikat SVLK, semen dengan standar industri hijau, serta perangkat hemat energi berkontribusi terhadap penurunan jejak karbon daerah. Kedua, sebagai bentuk akuntabilitas kinerja lingkungan, khususnya dalam mendukung target Nationally Determined Contributions (NDC) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Ketiga, sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih terukur dalam pengembangan PBJ Berkelanjutan di masa mendatang.     Kajian ini dilakukan oleh tim peneliti UGM melalui perhitungan jejak karbon dari berbagai komponen pengadaan barang dan jasa pemerintah. Metodologi yang digunakan mencakup perhitungan emisi dari konsumsi listrik dan penggunaan perangkat seperti AC (Scope 2), serta emisi tidak langsung dari barang operasional kantor dan material konstruksi seperti kertas, tissue, semen, beton, baja, aluminium, hingga furnitur (Scope 3). Dalam proses perhitungan, seluruh data pengadaan terlebih dahulu dikonversi ke satuan dasar kilogram agar dapat dikalikan dengan faktor emisi yang relevan. Sebagai contoh, satu rim kertas 70 gsm dikonversi menjadi 2,2 kilogram, sementara satu sak semen setara dengan 40 kilogram. Perhitungan emisi listrik juga menggunakan faktor emisi sistem interkoneksi Jawa–Madura–Bali sebesar 0,87 kg CO₂ per kWh. Selain itu, kajian ini juga memanfaatkan berbagai sumber data ilmiah seperti laporan keberlanjutan produsen, ICE Database untuk faktor emisi material, serta data faktor emisi dari Kementerian ESDM. Hasil kajian sementara menunjukkan potensi besar bagi pemerintah daerah dalam menurunkan emisi melalui pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang lebih berkelanjutan. Perhitungan dilakukan dengan mengakumulasi emisi dari berbagai sumber pada tingkat OPD dan membandungkan dengan data baseline, sehingga dapat diketahui kontribusi masing-masing unit kerja terhadap total jejak karbon organisasi. DLHK DIY berharap hasil kajian ini dapat menjadi landasan dalam memperkuat implementasi PBJ Berkelanjutan secara lebih luas di lingkungan Pemerintah Daerah DIY. Data dan analisis yang dihasilkan juga akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi serta draf kebijakan daerah terkait PBJ Berkelanjutan yang saat ini tengah diproses. Melalui pendekatan berbasis data ini, PBJ Berkelanjutan diharapkan tidak hanya menjadi program percontohan, tetapi berkembang menjadi instrumen transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan rendah karbon.   Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 06 Apr 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih 26 Feb 2026 Survey Lokasi Pembangunan Gully Plug 20 Feb 2026 Forum OPD 2026 19 Feb 2026 Perbaikan Habitat Monyet Ekor Panjang di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo

WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon Read More »

Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026

# Publikasi Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 Hadirkan Kebersamaan dan Kepedulian bagi Masyarakat Sekitar Hutan dlhk March 5, 2026 Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 Hadirkan Kebersamaan dan Kepedulian bagi Masyarakat Sekitar Hutan dlhk March 5, 2026 Suasana kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 yang digelar di kawasan Blok Pemanfaatan Taman Hutan Raya Bunder pada Selasa (4/3). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat desa penyangga hutan dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial. Bazaar Ramadhan tersebut melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) dari sejumlah desa penyangga di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok serta barang layak pakai dengan harga yang sangat terjangkau. Mekanisme yang digunakan pun cukup unik, yakni masyarakat cukup menukarkan uang sebesar Rp15.000 untuk mendapatkan voucher belanja yang dapat digunakan memilih berbagai kebutuhan yang tersedia di area bazaar. Konsep ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan menjaga martabat para penerima manfaat. Dengan sistem voucher, masyarakat tetap dapat memilih sendiri barang yang dibutuhkan, sehingga tercipta suasana yang lebih setara dan partisipatif. Kegiatan Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 mengusung sejumlah nilai utama, yaitu kesetaraan, partisipasi, kemandirian, dan keberlanjutan. Prinsip-prinsip tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa berdaya bagi masyarakat sekaligus menghadirkan atmosfer kebersamaan yang hangat di bulan suci Ramadhan. Selain menyediakan kebutuhan pokok dan berbagai barang layak pakai, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir. Layanan ini menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan masyarakat sekitar kawasan hutan. Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026 merupakan inisiatif kolaboratif yang digagas oleh Sahabat Dapur Nyawiji bersama Alumni 96 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Balai Taman Hutan Raya Bunder sebagai pengelola kawasan. Selain menjadi bagian dari kegiatan sosial di bulan Ramadhan, penyelenggaraan bazaar ini juga sekaligus memperingati beberapa momentum penting, yaitu Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271, Hari Bakti Rimbawan ke-43, serta menjadi rangkaian menuju Reuni ke-30 Alumni 96 Fakultas Kehutanan UGM. Seluruh kegiatan diselenggarakan secara swadaya melalui donasi yang dihimpun oleh panitia dan para relawan. Dari hasil penggalangan tersebut, terkumpul dana sekitar Rp17 juta yang digunakan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga. Selain itu, panitia juga berhasil mengumpulkan sekitar 500 barang layak pakai yang terdiri dari pakaian, perlengkapan bayi, sepatu, tas, mainan, hingga buku bacaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara pengelolaan kawasan hutan dengan masyarakat desa penyangga. Bazaar Ramadhan Alas Bunder pun menjadi bukti bahwa ruang-ruang kehutanan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga dapat menjadi ruang sosial yang mempererat solidaritas dan kebersamaan. Balai Tahura Bunder, DLHK DIY Info Terbaru 25 Mar 2026 Syawalan dan Halal Bi Halal 1447 H DLHK DIY 13 Mar 2026 Rencana Rehabilitasi DAS di DIY 06 Mar 2026 Bimtek Program Adiwiyata Berbasis Regulasi Terbaru 05 Mar 2026 WWF: Paparan Hasil Kajian Karbon 05 Mar 2026 Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 01 Mar 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih

Bazaar Ramadhan Tahura Bunder 2026 Read More »

Upacara Penegakan Kedaulatan Negara

# Publikasi Upacara Penegakan Kedaulatan Negara dlhk April 6, 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara dlhk April 6, 2026 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026 pada Minggu (1/3) di halaman kantor DLHK DIY. Upacara diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) DLHK DIY, dengan Kepala DLHK DIY, Kusno Wibowo, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949, yang menempatkan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai episentrum perjuangan bangsa. Peristiwa tersebut tidak hanya menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia, tetapi juga membuka mata dunia internasional bahwa Indonesia tetap eksis dan berdaulat. Nilai historis tersebut semakin kuat sejak ditetapkannya tanggal 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara melalui Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2022.   Dalam amanat Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa tantangan kedaulatan saat ini hadir dalam bentuk yang semakin kompleks. Dinamika geopolitik global, ketergantungan ekonomi antarnegara, serta transformasi digital telah mengubah lanskap sosial, ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, kedaulatan tidak lagi hanya dimaknai sebagai penguasaan wilayah, melainkan sebagai kemampuan bangsa dalam mengelola perubahan secara mandiri dan bermartabat.   Kedaulatan menuntut tata kelola pemerintahan yang cermat dan berintegritas, kebijakan yang berbasis data, serta perencanaan jangka panjang. Selain itu, keberanian dalam mengambil keputusan strategis demi kepentingan bangsa juga menjadi bagian penting, meskipun tidak selalu populer dalam jangka pendek.   Amanat tersebut juga menegaskan bahwa kekuatan kedaulatan bertumpu pada kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan karakter kebangsaan menjadi fondasi daya saing nasional. Di sisi lain, pembangunan ekonomi perlu diarahkan pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah, sementara kehidupan demokrasi harus dijalankan secara dewasa agar perbedaan menjadi energi konstruktif, bukan sumber perpecahan.   Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam konteks Daerah Istimewa Yogyakarta, kedaulatan memiliki dimensi budaya yang mendalam. Keistimewaan bukan sekadar privilese administratif, melainkan amanah sejarah untuk menghadirkan kepemimpinan yang beradab dan pembangunan yang berkeadilan. Nilai-nilai tradisi menjadi jangkar etika, sementara rasionalitas modern menjadi instrumen kemajuan. “Penegakan kedaulatan negara pada era ini terletak pada konsistensi kita menjaga integritas, memperkuat ketahanan ekonomi, membangun kohesi sosial, serta memastikan bahwa setiap kebijakan berpihak pada kemaslahatan rakyat,” demikian kutipan amanat yang dibacakan.   Sekretariat, DLHK DIY Info Terbaru 06 Apr 2026 Upacara Penegakan Kedaulatan Negara 27 Feb 2026 Koordinasi Hasil Pemantauan Tenurial Kawasan hutan BDH Playen-BDH Paliyan 26 Feb 2026 Pengumuman Penjualan Minyak Kayu Putih 26 Feb 2026 Survey Lokasi Pembangunan Gully Plug 20 Feb 2026 Forum OPD 2026 19 Feb 2026 Perbaikan Habitat Monyet Ekor Panjang di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo 18 Feb 2026 OPEN DONASI – Bazaar Ramadan Alas Bunder 2026 12 Feb 2026 DLHK DIY Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui Rapat Koordinasi JPSM

Upacara Penegakan Kedaulatan Negara Read More »