Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat

FGD Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat

Gunungkidul, Selasa (07/04/2026) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY melalui Balai Tahura Bunder menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Penangkaran Rusa oleh Masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program RBP REDD+ GCF Output 2. FGD dibuka oleh Kepala DLHK DIY (Kusno Wibowo, S.T., M.Si.) dan menghadirkan narasumber Kepala Balai Tahura Bunder, Fakultas Peternakan UGM, serta Balai KSDA Yogyakarta. Peserta terdiri dari 9 KTH binaan Balai Tahura Bunder, Kalurahan dan BUMKal sekitar KPHK Tahura Bunder, BKSDA Yogyakarta, Penyuluh Kehutanan dan PEH Balai Tahura Bunder, Kepala Seksi Perencanaan Restorasi dan Reboisasi Tahura Bunder, Kepala Seksi Pemanfaatan Tahura Bunder, dosen Fakultas Peternakan UGM., dan Relung Indonesia.


Diskusi membahas hasil studi kelayakan penangkaran rusa, aspek teknis budidaya, peluang pasar, serta mekanisme perizinan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagai masukan terkait kesiapan implementasi di tingkat masyarakat. Kepala DLHK DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan penangkaran rusa merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, khususnya di wilayah yang masih tergolong miskin dan beririsan dengan kawasan hutan. Selain memiliki nilai ekonomi, rusa juga memiliki nilai historis dalam budaya Yogyakarta, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari konsep konservasi produktif berbasis keistimewaan daerah.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dirumuskan langkah konkret menuju implementasi penangkaran rusa yang terukur, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.


Balai Tahura Bunder, DLHK DIY