Sosialisasi dan Pengukuran Kembali Lokasi Pembangunan Gully Plug di KTH Wono Ardi
Kulon Progo — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pengukuran kembali lokasi pembangunan gully plug di Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Ardi pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo sebagai bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan melalui metode konservasi tanah dan air.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan DLHK DIY, penyuluh kehutanan wilayah Kokap, pengurus KTH Wono Ardi, serta masyarakat sekitar lokasi pembangunan. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pembangunan gully plug sebagai salah satu bangunan konservasi yang berfungsi mengendalikan erosi, menahan sedimentasi, serta menjaga stabilitas lahan di daerah rawan longsor.
Dalam pemaparannya, tim DLHK DIY menjelaskan bahwa gully plug merupakan bangunan konservasi berupa susunan batu dalam bronjong kawat yang dipasang melintang pada alur parit atau jurang kecil guna memperlambat aliran air dan menahan material tanah yang terbawa arus. Pembangunan ini diharapkan mampu memperbaiki tata air serta mengurangi kerusakan lahan di wilayah hulu.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pengukuran kembali lokasi pembangunan untuk memastikan kesesuaian titik pekerjaan dengan kondisi lapangan dan rancangan teknis yang telah disusun. Pengukuran dilakukan bersama kelompok tani dan tim DLHK DIY guna memperoleh data aktual terkait ukuran gully plug yang akan dibangun guna mengetahui kebutuhan konstruksi di lapangan.
Ketua KTH Wono Ardi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam kegiatan konservasi lingkungan di wilayah Hargorejo. Menurutnya, pembangunan gully plug sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko erosi yang selama ini terjadi pada musim hujan serta menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pembangunan gully plug dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi lahan secara berkelanjutan.
Sumber: Bidang Rehabilitasi, Konservasi Alam dan Perlindungan Hutan, DLHK DIY
Info Terbaru
-
26 Jun 2026Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI -
24 Jun 2026Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan -
23 Jun 2026Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 -
22 Jun 2026Taksasi Produksi Daun Kayu Putih -
19 Jun 2026Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY -
19 Jun 2026DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari -
05 Jun 2026Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Saatnya Bekerja untuk Iklim -
04 Jun 2026Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan






