Bantul, Kamis (21/05/2026) Perubahan besar selalu lahir dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Ananto Isworo sebagai Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan 2026 dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berawal dari gerakan sejak tahun 2013 di Masjid Al-Muharram, Brajan, Bantul, Ananto Isworo menginisiasi program Shadaqah Sampah berbasis Eco-Masjid serta gerakan Shadaqah Sampah di Sekolah. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong berbagai aksi lingkungan lainnya seperti penghijauan, pengelolaan air, hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya.
Sebuah bukti bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tempat ibadah, lingkungan pendidikan, dan gerakan masyarakat yang tumbuh bersama. Karena menjaga bumi bukan sekadar program, melainkan ikhtiar dan warisan untuk generasi mendatang.
Sumber: Bidang Penaatan, Pengkajian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLHK DIY
Info Terbaru
-
31 Aug 2026Peringatan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY -
14 Aug 2026Semarak HUT ke-81 RI, DLHK DIY Bangun Kekompakan Melalui Beragam Perlombaan -
14 Aug 2026Pembagian Bendera Merah Putih -
13 Aug 2026Pelatihan Implementasi Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) -
13 Aug 2026Monitoring & Deteksi Dini Kebakaran Hutan -
11 Aug 2026Laporan Pendahuluan Reviu Pegub Jogja Hijau -
11 Aug 2026Hari Konservasi Alam Nasional -
05 Aug 2026Sosialisasi Pengelolaan DAS Terpadu melalui Pengembangan Bambu
