Bantul, Kamis (21/05/2026) Perubahan besar selalu lahir dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Ananto Isworo sebagai Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan 2026 dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berawal dari gerakan sejak tahun 2013 di Masjid Al-Muharram, Brajan, Bantul, Ananto Isworo menginisiasi program Shadaqah Sampah berbasis Eco-Masjid serta gerakan Shadaqah Sampah di Sekolah. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong berbagai aksi lingkungan lainnya seperti penghijauan, pengelolaan air, hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya.
Sebuah bukti bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tempat ibadah, lingkungan pendidikan, dan gerakan masyarakat yang tumbuh bersama. Karena menjaga bumi bukan sekadar program, melainkan ikhtiar dan warisan untuk generasi mendatang.
Sumber: Bidang Penaatan, Pengkajian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLHK DIY
Info Terbaru
-
26 Jun 2026Jumat Krida DLHK DIY Wujudkan Indonesia ASRI -
24 Jun 2026Bimbingan Teknis Perhitungan Emisi Karbon PBJ Berkelanjutan -
23 Jun 2026Pemantauan Kualitas Air Laut DIY Periode 1 Tahun 2026 -
22 Jun 2026Taksasi Produksi Daun Kayu Putih -
19 Jun 2026Rakor Pengelolaan Perhutsos DIY -
19 Jun 2026DLHK DIY Gelar Jumat ASRI untuk Bumi yang Lestari -
05 Jun 2026Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Saatnya Bekerja untuk Iklim -
04 Jun 2026Menolak Punah: Menumbuhkan Kesadaran untuk Hidup Lebih Berkelanjutan
